UEFA Terapkan Aturan Baru Untuk Liga Champions Musim Depan

UEFA Terapkan Aturan Baru Untuk Liga Champions Musim Depan

Mulai musim kompetisi 2018 – 2019, UEFA berlakukan aturan baru untuk kompetisi – kompetisi  dibawah naungannya, yaitu Liga Champions, Piala Eropa, dan Piala Super Eropa, perubahan  ini diumumkan oleh Badan Sepak bola Eropa pada Selasa, keputusan ini dibuat oleh Komite Eksekutif UEFA pada bulan Februari dan Dewan Asosiasi Sepakbola Internasional pada awal bulan ini.

Mulai musim depan, klub yang mencapai Piala Super dan putaran final Piala Eropa atau Liga Champions akan dapat memiliki 12 pemain pengganti di bangku cadangan, yang berarti klub bisa membawa 23 pemain dalam starting line up mereka, sehingga membuat pelatih mempunyai banyak pilihan pemain yang akan diturunkan. Menurut UEFA, pelatih akan lebih fleksibel mengenai pengganti, dan ini akan memfasilitasi manajemen skuad mereka untuk pertandingan paling penting musim ini.

Selain itu, klub juga bisa mengganti pemain sampai 4 kali jika ada babak tambahan, yang mana pada saat memasuki babak tambahan pergantian pemain keempat tidak akan mempengaruhi tiga pemain yang diganti sebelumnya. Untuk pengganti keempat ini, UEFA telah melalukan ujicoba di kelompok usia di Piala FA musim ini. UEFA juga memperbolehkan klub mendaftarkan tiga pemain baru tanpa syarat apapun di fase knock out,  sehingga kasus –kasus seperti Aubameyang, Philippe Coutinho, dan pemain lainnya tidak akan terulang, hal ini tentu yang paling membuat klub-klub peserta kompetisi UEFA senang.

UEFA juga mengumumkan perubahan jam kick-off pertandingan di fase grup dan fase knock out, yaitu jam kick-off fase knock out Liga Champions akan dimulai pada jam 20.00 waktu inggris, dan fase grup dimulai pada jam 17.55. Sedangkan untuk Piala Eropa dan Piala Super Eropa akan dimulai jam 20.00. Perubahan lainya yang sampaikan UEFA adalah mengizinkan klub – klub yang telah tiga kali juara Piala Eropa secara berturut – turut atau total sudah lima kali juara untuk memasang lencana multi pemenang di lengan baju mereka.

Menantikan Debut Bima Sakti

Menantikan Debut Bima Sakti

Kelayakan Bima Sakti sebagai nahkoda baru tim nasional Garuda u 19 akan ditentukan pada petang ini. Ya, cerita Bima Sakti yang sesungguhnya di timnas u 19 akan dimulai hari ini ketika anak-anak asuhnya akan meladeni tim kuat Asia, Jepang U 19.
Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta 25 Maret 2018 akan menjadi saksi bisu debut Bima Sakti.

 

Kemampuannya untuk menjadi aktor intelektual di dalam tubuh Tim Nasional U 19 akan dilihat sejauh mana ia mampu mentransformasikan idea bermain ke dalam diri para pemainnya di lapangan. Tentu hal ini bukan suatu hal yang mudah, apalagi tim Nasional Garuda U 19 selama ini sudah punya karakter bermain yang ditularkan dari tangan dingin Indra Sjafri.
Laga perdana Bima Sakti ini dalam balutan pelatih Tim Nasional U 19 sekaligus akan menjadi barometer sejauh mana perkembangan anak-anak asuhnya, dan tidak lupa Bima Sakti harus memberikan suntikan moral kepada para pemainnya agar menjadikan laga ini sebagai ruang untuk menimba ilmu lebih dalam lagi.

 

Laga ini menarik untuk melihat kemewahan kedua skuat. Secara sistematika, tentu Jepang sangat diunggulkan, karena materi pemain yang menghuni skuat Jepang banyak yang sudah berlaga dikompetisi elit Eropa. Sementara di kubu tim nasional Garuda, hanya ada satu nama yang sudah mencatatkan diri menjadi armada di klub Eropa, Egy Maulana Vikri yang sudah pasti akan bermain untuk Lechia Gdanks, sementara skuat timnas lainnya masih berkutat di kompetisi lokal. Jadi di atas kertas, Jepang memiliki kans lebih besar untuk memenangkan laga uji coba ini.

 

Pemain-pemain Jepang sebelumnya, telah membuktikan diri mampu melumat Cilegon United yang berakhir dengan skor telak 5-0. High pressing yang ditunjukkan oleh anak-anak terbaik Jepang ini tidak mampu dibendung oleh anak-anak Cilegon. Pertandingan ini patut diambil ibrah oleh Bima Sakti bagaimana harus menjinakkan Jepang di Senayan nanti.
Meski demikian, Bima Sakti sebagai nahkoda baru tentu tidak mau jika anak asuhnya harus babak belur seperti anak-anak Cilogon di tangan Jepang. Ini adalah harga diri, terlebih ini adalah laga debut bagi sang legenda sepakbola Indonesia. Sembari belajar, Egy Maula Vikri dan kawan-kawan harus berjuang hingga titik keringat terakhir.

 

Bima Sakti mengatakan “ini adalah laga yang penuh tantangan. Sedangkan saya juga sangat menyukai tantangan. Laga ini tentu menjadi laga persiapan untuk anaka-anak menyambut kompetisi yang sudah semakin dekat. Laga ini akan menjadi sebuah laga untuk belajar bagi timnas Garuda U 19 sekaligus untuk melihat kekuatan kita” tutur pelatih yang juga menjabat sebagai asisten pelatih Luis Milla itu.

 

Sama hal nya denga tim Nasional Jepang, mereka juga menjadikan laga bergengsi ini sebagai wahana untuk melihat sejauh mana kekuatan yang sudah dibangun oleh sang pelatih Masanaga untuk membawa Jepang U 19 berjaya di piala Asia U-19 mendatang. Oleh sebab itu, pelatih lokal Jepang ini, tidak mau untuk menginferiorkan Egy dan kawan-kawan.

 

Masanaga mengatakan “laga melawan tim nasional Indonesia ini akan menjadi boremeter penting untuk kami menyongsong piala Asia U 19 yang semakin dekat. Ini adalah laga penting. Tentu ini akan menjadi pertandingan yang sulit bagi saya dan semua skuat, karena kami sudah tahu tim Nasional memiliki banyak potensi pemain bagus. Namun kami tetap optimis untuk memenangkan laga itu. Semoga kita bisa tampil dengan bagus sesuai keinginan” tandas pelatih Jepang U 19. Laga ini akan menarik untuk ditunggu, selain debut pelatih baru tim nasional Garuda, masyarakat merindukan aksi-aksi memikat sang superstar muda Egy Maulana Vikri.

Rino Gattuso Sukses Majukan AC Milan, Kotrak Baru Sudah Menantinya

Rino Gattuso Sukses Majukan AC Milan, Kotrak Baru Sudah Menantinya

Kinerja Rino Gattuso yang dinilai sangat bagus, membuat manajemen AC Milan berkeinginan untuk memperpanjang kontraknya. Kesepakatan baru itu secepatnya akan dilakukan pada bulan Maret 2018. Sebelumnya dia dipercaya sebagai pelatih untuk mengganti peran Vincenzo Montella. Karena pelatih itu dipecat pada bulan November 2017.

AC Milan Siapkan Kotrak Baru Bagi Rino Gattuso

Sayangnya, kontrak barunya ini tidak serta merta menambah gajinya. Pelatih dengan usia 40 tahun ini hanya akan mendapatkan bayaran sama seperti ketika dirinya melatih tim muda klub. Sehingga dengan syarat kontrak itu, mencatatkan Gattuso sebagai pelatih kompetisi Serie A yang bayarannya paling sedikit.

Walaupun tersiar kabar kalau petinggi klub di San Siro sudah menyiapkan kontrak pelatih Gattuso dengan gaji yang lebih tinggi. Sebab mantan pemain AC Milan ini dianggap sudah memberikan perubahan sangat signifikan bagi skuat Milan.
Setidaknya sang pelatih sudah mengantarkan skuat AC Milan menjalani tujuh laga tidak terkalahkan. Pada pertandingan terakhir, skuat ini mampu kalahkan tim Ludogorets di kompetisi Liga Europa. Kemenangannya pun diraih dengan hasil sangat memuaskan. Tiga gol tak terbalas dari rivalnya.

Kontak sebagai pelatih Gattuso akan berakhir pada bulan Juni 2019. Dia pernah diminta untuk membesut tim Primavera Milan. Tapi tugasnya itu hanya dilakoninya selama tiga bulan saja. Awal penunjukan Gattuso sebagai pelatih memang banyak pihak meragukan kemampuannya.

Sebenarnya tudingan itu sangatlah wajar, sebab Gattuso belum punya banyak pengalaman sebagai pelatih. Sepanjang karier kepelatihan sepak bola, dia baru membesut OFI Crete, Pisa, Palermo, dan FC Sion. Tapi Gattuso tidak mau memusingkan anggapan orang itu.

Terkait dengan masa kontraknya yang akan diperpanjang di Milan, dia juga tidak terlalu memikirkannya. Dia belum berpikir panjang untuk masa depannya di klub itu. Gattuso mengaku sedang menikmati perannya sebagai pelatih di usia yang terbilang masih muda sebagai seorang manajer tim.

Bagi pelatih ini, bukan permasalahan kontraknya diperpanjang atau tidak di AC Milan. Tapi baginya, yang terpenting adalah masa depan skuat yang sedang dibesutnya itu. Gattuso mengaku senang diberikan kepercayaan besar melatih tim AC Milan, dan dia pun berharap bisa memiliki banyak kesempatan untuk terus bersama skuat tersebut.

Bangga Punya Tim Solid

Gattuso mengaku tidak puas atas kinerja tim asuhannya, saat hadapi pungawa Ludogorets. Padahal anak asuhannya itu mampu ceploskan tiga gol. Apa penyebabnya? Bagi sang pelatih, seharusnya skuat AC Milan bisa bermain lebih bagus lagi. Walaupun tidak mudah berkompetisi di Liga Europa.

Skuat Ludogorets mampu mendatangkan permasalahan besar bagi AC Milan. Tetapi anak asuhan Gattuso bisa pertahankan kemenangan itu. Bagi pelatih ini kemenangan itu bukanlah hasil layak. Sebab tim besutannya itu sebenarnya mampu bermain dengan lebih bagus lagi.

Di balik rasa tidak puas itu, Gattuso tetap ucapkan terima kasih pada para pemain. Karena mereka juga sudah bermain dengan penuh rasa percaya diri. Sang pelatih sangat berharap, kalau timnya senantiasa siap termpur di berbagai kondisi. Terutama saat dipercaya pelatih ini untuk membela AC Milan di lapangan hijau.

Pasca pertandingan itu, Gattuso menyadari kalau timnya mempunyai pemain bek terbaik. Beberapa pemain juga dianggapnya sebagai pemain yang berpotensial. Mereka adalah Davide Calabria dan Patrick Cutrone. Ke depan diharapkan timnya tetap solid, sehingga mampu meraih gelar di berbagai kompetisi. Masalah perpanjangan kontrak bermain, dia serahkan sepenuhnya pada manajemen.

Benjamin Mendy yang saat ini berusia 23 tahun dan juga bermain untuk kesebelasan Manchester City memiliki keyakinannya untuk meninggalkan AS Monaco sudah terbukti tepat.

Bek Mahal Manchester City Yakin Dengan Keberhasilan Rencananya

Bek Benjamin Mendy yang saat ini berusia 23 tahun dan juga bermain untuk kesebelasan Manchester City memiliki keyakinannya untuk meninggalkan AS Monaco sudah terbukti tepat. Dirinya mengatakan jika Manchester City merupakan tim yang sangat dirinya sukai.

 

Bek Benjamin Mendy juga menambahkan jika saat dirinya melihat hasil undian babak enambelas besar Liga Champions Eropa, ia yakin itu merupakan sebuah kesempatan yang begitu sempurna.

 

Tim bek Benjamin Mendy sebelumnya, AS Monaco dan timnya saat ini Manchester City saling berhadapan pada babak perdelapan final ajang Liga Champions Eropa pada musim lalu. Dalam duel ketat tersebut, AS Monaco mampu lolos ke babak empat besar walaupun sempat dikalahkan dengan skor 3-5 di kandang Manchester City. Pasalnya saat leg kedua, AS Monaco mampu mengalahkan Manchester City dengan skor kemenangan 3-1 dan membuat mereka lolos ke babak selanjutnya.

 

Bek Benjamin Mendy mengatakan jika saat dirinya datang ke Stadion Etihad guna melakoni leg pertama babak perdelapan final Liga Champions Eropa musim lalu, ia mengakui jika markas Manchetser City tersebut begitu sangat mengagumkan.

 

“Aku mengetahui harus menunjukkan yang paling baik dari apa yang aku bisa guna mempunyai peluang menjadi pemain (Manchester) City, ucap bek Benjamin Mendy.

 

Bek Benjamin Mendy pada akhirnya resmi menggunakan kostum Manchester City pada tanggal 24 Juli 2017. Pihak Manchester City harus mempersiapkan dana transfer yang nilainya sangat banyak, sekitar 51,75 juta pounds atau sekitar Rp 901,23 miliar, yang hasru disetorkan ke klub AS Monaco. Dengan nilai tersebut menjadikan Mendy sebagai bek paling mahal di kubu Manchester City.

 

Banderol harga bek Benjamin Mendy mampu mengalahkan harga bek Manchetser City sebelumnya, yaitu John Stones, yang berada di nilai 50,04 juta pounds. Dengan nilai tersebut juga membuat Benjamin Mendy yang saat ini masih berusia 23 tahun itu menjadi bek paling mahal dalam sejarah sepakbola. Rekor tersebut mampu mengungguli rekor sebelumnya milik Kyle Walker, £45 juta yang juga dikeluarkan oleh Manchester City guna memboyongnya dari Tottenham.

 

Mendy yang merupakan pemain berkebangsaan Perancis tersebut menandatangani kontrak dengan durasi lima musim di Manchester City. Ia juga menjadi pemain bintang ke empat yang didatangkan tim asuhan Pep Guardiola tersebut dalam bursa musim panas lalu setelah Ederson, Silva, dan juga Walker.

 

Jadi dengan pilihan Mendy untuk bergabung dengan Manchester City tersebut apakah memang tepat atau justru malah sebaliknya. Namun yang jelas musim kompetisi kali ini baru saja dimulai, jadi mari kita nantikan bagaimana kiprah Mendy bersama Manchester City kali ini, apakah bisa secemerlang saat dirinya masih bermain untuk kesebelasan AS Monaco

Pulang Kampung, Pep Guardiola Ikut Bawa Manchester City

Pulang Kampung Pep Guardiola Ikut Bawa Manchester City

Manajer Josep Guardiola, yang kini menukangi kesebelasan Manchester City dikabarkan akan kembali pulang ke kampung halamannya di Barcelona, Spanyol, di musim panas ini. Akan tetapi, Pep Guardiola tak sendirian, dirinya juga membawa para anak asuhnya ke Catalunya.

 

Manajer Josep Guardiola yang juga merupakan mantan pelatih tim raksasa Jerman, Bayern Munchen tersebut diberitakan akan berada di Barcelona selama empat hari saja. Pada kesempatan tersebut, Manchester City akan merasakan setu kali pertandingan uji coba melawan tim promosi yang juga merupakan tim debutan di Liga Spanyol, Girona.

 

Menariknya, mudik dan pertandingan persahabatan tersebut dilakukan Manajer Josep Guardiola dan juga Manchester City hanya sehari usai mereka melakoni pertandingan pertama di Liga Premier Inggris musim 2017-2018 menghadapi Brighton (12 Agustus mendatang). Sebuah langkah yang terkesan berani itu diambil oleh Pep Guardiola, mengingat dalam pertandingan berikutnya  melawan kesebelasan Everton memiliki jarak yang cukup lama, yaitu sepuluh hari setelah melawan Brighton.

 

Menurut dari pihak Manchester City, hal ini bisa saja menjadi sebuah momentum yang sangat tepat Manajer Josep Guardiola dalam mempersiapkan timnya dengan maksimal untuk kompetisi musim depan. Dikarenakan, beberapa pemain mereka, seperti Bernardo Silva dan Claudio Bravo, tak ikut dalam perjalanan pramusim di Amerika Serikat.

 

“Perjalanan ini adalah sebuah kesempatan besar bagi Pep guna bekerja dengan skuad penuhnya pada sebuah kamp latihan intensif. Laga itu sendiri juga akan menghadirkan tontonan yang fantastis, dikarenakan Girona akan menyelesaikan persiapan mereka sendiri untuk kampanye debut mereka di La Liga,” ucap Txiki Begiristain, yang merupakan Direktur Sepak Bola tim Manchester City.

 

Thixi Begiristain sendiri juga memastikan, jika Manchester City akan semakin lebih kuat lagi setelah kembalinya dari Spanyol. Apalagi, menurut dirinya pertandingan uji coba/persahabatan menghadapi Giorna juga akan dapat memberikan banyak sekali manfaat untuk Manchester City.

 

Manajer Josep Guardiola dan juga Manchester City sendiri terlihat begitu serius dalam mengarungi kompetisi musim depan, terlihat di bursa transfer kali ini mereka terlihat sangat-sangat agresif, mereka telah menghabiskan uang lebih dari 200 juta Poundsterling atau sekitar 3,5 triliun Rupiah, guna bisa mendatangkan lima pemain barunya, dan Manchester City saat ini diyakini masih belum akan mengakhiri belanja pemain mereka.

 

Sampai sekarang ini Manchester City sudah berhasil mendatangkan lima pemain anyar, seperti : Ederson, Kyle Walker, Bernardo Silva, Danilo, dan juga Benjamin Mendy. Manchester City juga telah melakukan perombakan besar-besaran di lini belakang mereka dengan melepas Sagna, Clichy, Zabaleta, dan Kolarov yang sudah mulai menginjak usia senior.

 

Jadi dengan metode latihan dan juga belanja besar-besaran yang dilakukan oleh Manchester City apakah mereka bisa berbicara banyak dalam kompetisi yang mereka ikuti musim depan? Mari kita nantikan.

Agen Sbobet - Bonucci Pilih Cristiano Ronaldo Sebagai Pemain Terbaik Dunia

Agen Sbobet – Bonucci Pilih Cristiano Ronaldo Sebagai Pemain Terbaik Dunia

Agen Sbobet –  Leonardo Bonucci yang merupakan pemain terbaru AC Milan menjawab sebuah pertanyaan mengenai siapa pemain terbaik di dunia menurutnya beserta dengan alasannya. Pemain yang kini berusia 30 tahun dan juga pemain terbaik Liga Italia tahun 2016 itu menunjuk penyerang Cristiano Ronaldo sebagai pemain paling terbaik di dalam dunia sepak bola.

 

“Cristiano Ronaldo. Ia pemain terbaik yang pernah aku hadapi. Dirinya memiliki semua karakteristik seorang juara,” ucap Bonucci kepada Milan TV.

 

Bonucci sendiri sempat merasakan kegarangan penyerang Cristiano Ronaldo di dalam pertandingan final Liga Champions Eropa musim lalu yang mempertemukan Real Madrid dan juga mantan klubnya, Juventus di The National Stadium of Wales tanggal 3 Juni tahun 2017 yang lalu.

 

Ketika itu penyerang Cristiano Ronaldo berhasil menceploskan dua buah gol dan mampu membawa Real Madrid menang dengan skor cukup telak di Pertandingan final Liga Champions Eropa, dengan skor 4-1. Secara keseluruhan penyerang Cristiano Ronaldo sudah mengoleksi 42 gol dan juga 12 assist dari 46 laga di seluruh ajang kompetisi tahun 2016-2017.

 

Penyerang Cristiano Ronaldo yang juga menjabat sebagai kapten tim nasional Portugal tersebut juga ialah pemain pencetak gol paling banyak sepanjang masa di klub Real Madrid dengan catatan 406 gol dari 394 pertandingan. Sebuah catatan itu telah disempurnakan Ronaldo dengan sumbangan 125 assist.

 

Bahkan setelah berhasil menjuarai Liga Champions dengan mengalahkan Juventus, Ronaldo bisa dikatakan menjalani 12 bulan terbaiknya dalam dunia sepakbola. Berbagai trofi, rekor, dan juga penghargaan pribadi telah berhasil dia raih. Di usia dia yang tak muda lagi, hal ini menjadikan sebuah raihan yang luar biasa baginya.

 

Di usia yang tak muda lagi dan juga banyak para pemain lain yang justru menurun penampilannya, Ronaldo malah masih terus bersinar dengan raihan prestasinya. Berikut prestasi Ronaldo dalam 12 bulan terbaiknya selama menjadi pemain sepakbola.

  1. Liga Champions Eropa (28 Mei 2016)
  2. Piala Eropa (10 Juli 2016)
  3. Pemain Terbaik Eropa (25 Agustus 2016)
  4. Ballon D’or (12 Desember 2016)
  5. Piala Dunia Antar KLub (18 Desember 2016)
  6. FIFA Club World Cup Golden Ball (18 Desember 2016)
  7. Pemain Pria Terbaik FIFA (9 Januari 2017)
  8. Portugal Player of The Year (20 Maret 2017)
  9. La Liga (28 Mei 2017)
  10. Liga Champions Eropa (3 Juni 2017)

 

Dengan begitu banyak raihan prestasinya jadi layak dan pantas saja jika Bonucci mengatakan. Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik dunia. Dan bagaimanapun kita juga harus mengakui jika keduanya baik Bonucci atau Cristiano Ronaldo merupakan pemain yang masuk ke dalam jajaran pemain terbaik dalam dunia sepak bola sesuai dengan posisi mereka masing-masing. Jadi kita nantikan dan saksikan saja aksi-aksi mereka selanjutnya

Herrera Tolak Tawaran Barcelona

Herrera Tolak Daftar Sbobet Mobile Tawaran Barcelona

Ander Herrera yang merupakan salah satu gelandang andalan dari Manchester United secara terang terangan Herrera tolak tawaran Daftar Sbobet Mobile Barcelona. Ander Herrera mengakui dirinya lebih baik berseragam Setan Merah dibandingkan bersama Barcelona. Saat ini Ander Herrera sudah merasa kerasan di Old Trafford dan dengan posisinya sebagai gelandang yang sudah mendapat kepercayaan penuh oleh sang manajer yakni Jose Mourinho. Di akhir musim lalu memang kabar yang begitu hangat dimana Barcelona sangat tertarik untuk memboyong Ander Herrera ke Camp Nou.

 

Namun usaha dari Barcelona ini gagal lantaran sang pemain memilih untuk tetap tinggal dan berusaha untuk membalas budi untuk Manchester United. Ander Herrera menyebutkan bahwa dirinya sangat berterima kasih terhadap Manchester United sudah berhasil membawa dari Spanyol di awal musim 2014 lalu. Dengan Herrera tolak tawaran Barcelona sudah menjadi langkah yang benar untuk membalas budi dan juga menunjukkan profesionalisme bagi sang pemain untuk tim yang sudah mempercayainya.

 

Memang kabar Herrera tolak tawaran Barcelona ini sempat menjadi bahan pembicaraan media Inggris dan juga Spanyol. Pasalnya tim sekelas Barelona sangat menginginkan pemain tersebut namun tawaran tersebut yang akhirnya di tolak. Pasalnya kebanyakan pemain ingin bermain dengan tim papan atas di liga domestiknya dan juga di kancah Eropa. Namun Ander Herrera juga yakin bahwa dirinya dengan Manchester United akan kembali dalam level tersebut.

 

Ander Herrera sangat senang dengan kondisinya saat ini bersama Manchester United, walaupun musim ini mereka gagal untuk menjuarai liga domestik Premier League. Namun Ander Herrera bangga sudah berkontribusi penuh untuk menyumbang tiga trofi musim ini dan paling bangga menjuarai Europa League pertama untuk Manchester United. Alasan utama Herrera tolak tawaran Barcelona yakni dirinya ingin berkembang dan berkontribusi dalam meningkatkan kualitas timnya. Musim ini Ander Herrera memang begitu bagus dalam penampilannya sebagai gelandang yang di duetkan dengan Paul Pogba.

 

Manchester United berhasil memboyong Ander Herrera pada awal musim 2014/2015 lalu dari Athetic Bilbao dengan harga transfer sebesar 36 juta euro atau setara dengan Rp 538,25 miliar. Dari awal bergabung dengan tim, Ander Herrera menjadi salah satu pemain penting di lini tengah Manchester United walaupun kedatangan Paul Pogba yang notabenya pemain berkualitas.

 

Dalam karirnya bersama Manchester United pada musim 2016/2017 kemarin dirinya memang sedikit dalam mencetak gol dengan torehan dua gol saja. Namun Herrera berhasil memberikan assist sebanyak 11 kali dari 50 pertandingan. selain itu juga dalam partai penting Herrera tampil bagus dengan mematahkan serangan lawannya. Hal ini sangat beruntung bagi Manchester United dengan adanya Herrera tolak tawaran Barcelona yang cukup menggiurkan. Tawaran Barcelona yang di tolak dengan adanya sang pemain sudah mendapat perpanjang kontrak bersama Setan Merah.

De Gea Hengkang, Manchester United Tidak Akan Cari Pengganti

De Gea Hengkang, Manchester United Tidak Akan Cari Pengganti

Kiper baru terbaik Manchester United – Kiper sekaliber hebat yang telah membela klub Manchester United selama enam tahun kembali dikaitkan dengan bursa transfer musim panas 2017 nanti. Ya, klub besar asal Spanyol, Real Madrid yang akan melaju ke final Liga Champion melawan Juventus tahun ini disebut akan memboyong De Gea dengan nilai transfer yang sangat fantastis sebanyak 50 juta euro. Isu kuat yang terus santer terdengar di kalangan pecinta sepak bola Inggris.

 

David de Gea sendiri memang kiper baru terbaik Manchester United sejak kiper sebelumnya, Van deer Sar,meninggalkan Old Trafford.De Gea yang berasal dari negeri Matador alias Spanyol dan lahir pada tanggal 7 November 1990 membuat De Gea masuk dalam daftar bintang sepak bola berbakat dunia yang masih terlampaui muda. Usianya masih muda namun telah menjadi kiper utama klub sebesar Manchester United yang akan melepasnya dengan biaya transfer yang sangat mahal merupakan prestise tersendiri.

 

Sejak membela Manchester United pada tahun 2011 setelah pindah dari klub besar Spanyol lain, Athletico Madrid, De Gea memang menjadi kiper baru terbaik Manchester United yang terus menunjukkan performa terbaik dengan kemampuan dan respon positif menangkap bola yang sangat bagus. Ia pun digadang akan menjadi pengganti kiper sekelas Iker Casilas menjadi kiper utama timnas Spanyol sebab Iker Casilas akan pensiun beberapa tahun lagi. Sebuah karir yang cukup bagus untuk pemain yang memiliki tinggi nyaris 2 meter tersebut.

 

Kiper baru terbaik Manchester United kemungkinan memang akan pulang kembali ke rumah meski tak akan membela klub yang sebelumnya, Athletico Madrid, maka sudah sepantasnya jika Red Devils mulai mencari pengganti. Banyak sekali rumor yang beredar seputar kiper baru terbaik Manchester United yang akan diboyong namun hal itu masih sekadar spekulasi karena De Gea sendiri belum memberikan keputusan.

 

Jose Mourinho selaku pelatih Setan Merah mengungkapkan jika pihaknya belum mencari kiper baru jika De Gea benar-benar hengkang musim depan dari Manchester United. Menurutnya, Sergio Romero, menunjukkan performa penampilan yang gemilang nyaris menyamai kiper utama MU, De Gea, hingga kemungkinan bisa menjadi kiper baru terbaik Manchester United. Manchester United pun berkoar bahwa pihaknya tidak akan pernah mencari pengganti sebab Romero adalah aset berharga yang masih dimiliki MU.

 

Selama ini, Sergio Romero memang kalah saing dari sang kiper utama, David De Gea yang menjadi kiper baru terbaik Manchester United sehingga ia banyak duduk di bangku cadangan setelah Manchester United merekrutnya dari Sampdoria dengan status bebas transfer beberapa saat lalu. Romero telah mencatatkan sebanyak 11 penampilan pada Liga Eropa bersama dengan Manchester United dibawah kepemimpinan Jose Mourinho yang mungkin akan membuatnya tetap merumpun bersama Setan Merah mengingat kontraknya dengan Manchester United tinggal setahun lagi jika De Gea hengkang.

 

Jika pemain sepak bola berumur 30 tahun asal negara Argentina tersebut mampu menunjukkan penampilan yang lebih mengesankan, maka besar kemungkinan ia akan menjadi kiper baru terbaik Manchester United setelah sang kiper utama, De Gea, benar-benar pergi dari Old Trafford. Anda mungkin penggemar sejati Manchester United yang mungkin tak rela jika De Gea pergi dari klub, maka sebaiknya anda berbesar hati. Sabar saja dan saksikan peluang Sergio Romero menjadi kiper baru terbaik Manchester United di masa depan.

Inter Milan Salah Langkah

Inter Milan Salah Langkah- “Sedang Punya Masalah Psikologis”, Ungkap Moratti

Milan punya masalah psikologis – Penggemar dan pengamat sepak bola tidak akan pernah habis untuk mengkritik keberadaan tim-tim sepak bola. Sehingga pemberitaan tentang tim-tim sepak bola dunia juga tidak pernah absen. Ini dikarenakan eksistensi olahraga sepak bola yang sangat tinggi, mengungguli jenis-jenis olahraga yang lainnya. Untuk kabar terbaru datang dari klub sepak bola Inter Milan. Dikabarkan bahwa Milan punya masalah psikologis, karena kemunduran prestasinya akhir-akhir ini.

 

Tim-tim sepak bola dunia tidak pernah luput dari sorotan. Mereka disorot karena prestasi tim dan juga kemerosotan prestasinya. Selain itu, pemberitaan tentang para pemain sepak bolanya pun ikut membesarkan nama sebuah tim sepak bola. Terbukti dengan eksistensi para pemain sepak bola yang sejajar dengan artis dunia. Ketika mereka berprestasi, media pun meliput. Ketika mereka sedang dalam masa-masa krisis prestasi pun menjadi sasaran pemberitaan empuk bagi paparazzi.

 

Namun,  pemberitaan baik layaknya enggan mendekat dengan Milan, dinyatakan bahwa Milan punya masalah psikologis, yang seakan menyiratkan bahwa Milan sedang mengalami gangguan jiwa. Agaknya menjadi makna konotasi yang menyakitkan bagi Milan. Namun memang Milan sedang menghadapi masalah yang serius. Sebuah masalah yang serius itu akan menjadi penyakit bagi sebuah tim sepak bola dan sudah pasti akan mempengaruhi prestasi tim. Ini dikarenakan tidak adanya semangat untuk saling bekerja sama.

 

Prestasi yang ditunjukkan oleh klub Inter Milan ini kembali diperbincangkan, karena banyak kesalahan yang dihadapinya selama pertandingan Serie A Liga Champions musim ini. Ini mengakibatkan prestasinya dinilai sangat menurun drastis. Salah satu pengamat tim ini adalah mantan presiden klub Inter Milan, Massino Moratti.

 

Moratti sudah lama tidak menempati jabatannya sebagai presiden klub Inter Milan, namun kecintaannya terhadap klub ini tidak pernah usang. Dia selalu mengikuti perkembangan Inter Milan hingga dia bisa menyatakan bahwa Milan punya masalah psikologis.

 

Maksud pernyataan Moratti tentang Milan punya masalah psikologis adalah bahwa, Milan sedang krisis semangat. Milan sedang kebingungan karena sangat haus dengan kemenangan. Sebagai puncaknya, pelatih Milan, Stefano Pioli harus dipecat.

 

Selama 8 kali pertandingan yang dilakukan oleh Milan di Serie A Liga Champions ini, Milan hanya menang 2 kali saja. Ditambah lagi pada pertandingan selanjutnya dengan Sassuolo, Milan juga kalah dengan skor 1-2. Milan punya masalah psikologis memang benar-benar terjadi. kini Milan hanya dapat mengumpulkan 56 poin saja dari 36 laga yang dilaluinya.

 

Menanggapi tentang merosotnya prestasi Milan, Moratti setuju dengan keputusan manajemen Milan untuk memecat Pioli, karena Pioli sudah tidak pantas lagi dipertahankan. Dia sudah dianggap tidak mampu untuk melatih Milan, terbukti dengan prestasi Milan yang semakin meredup ketika berada di tangannya.

 

Tonggak prestasi dari sebuah tim adalah adanya peran pelatih yang handal dibidangnya dan professional. Selain itu juga harus ada kerjasama antara tim dengan pelatih untuk meningkatkan prestasi tim. Tetapi nampaknya sudah tidak ada kecocokan lagi antara Pioli dengan tubuh Inter Milan. Sehingga Pioli harus diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Inter Milan. Sudah lemah prestasinya, dan kehilangan pelatih membuat aroma kemenangan menjadi sangat jauh dari Inter Milan.

 

Marotti menyatakan bahwa Milan punya masalah psikologis ini adalah pernyataan yang benar, karena memang Milan sedang berada di masa-masa yang sulit. Kehilangan semangat untuk meningkatkan prestasi. Marotti berharap akan ada jalan yang cerah untuk Milan bisa kembali lagi mencetak prestasi yang gemilang untuk menghadapi pertandingan selanjutnya, yakni menghadapi Lazio dan Udinese

Perjalanan Real Madrid ke Final Liga Champion

Real Madrid dan Juventus siap berhadapan di final Liga Champion musim ini di Cardiff. Keduanya akan menampilkan gaya permainan yang berlawanan.

Real Madrid melaju ke final setelah menyingkirkan Atletico Madrid di semifinal. Zinedine Zidane menjadi pelatih pertama yang bisa mengantar timnya ke final bergengsi ini 2 tahun berturut-turut setelah Sir Alex Ferguson melakukannya bersama Manchester United di musim 2008 dan 2009.

Ini adalah final ketiga Real Madrid dalam 4 tahun terakhir.

Lawan kali ini adalah Sang Nyonya Tua, Juventus. Juve sendiri lolos dari hadangan AS Monaco dengan skor meyakinkan. Terakhir kali Juve mencapai final adalah 2 tahun lalu, dimana mereka dikalahkan tim Spanyol lainnya, Barcelona.

Ini bukan pertama kalinya kedua tim bertemu di final. Keduanya pernah bertemu di Amsterdam pada tahun 1998 dan saat itu Real Madrid menang 1-0 lewat gol Mijatovic.

Perjalanan Real Madrid ke final.

Real bertemu dengan Borussia Dortmund, Sporting Lisbon, dan Legia Warsaw di Grup F. Mereka finish di posisi kedua di bawah Dortmund dengan selisih 2 poin. Walau tidak terkalahkan, Real bermain imbang 3 kali. 2 kali dengan Dortmund, dan hasil imbang mengejutkan dengan Legia Warsawa di Polandia.

Karim Benzema menjadi top skorer Real di babak grup ini.

Pada babak 16 besar, Real bertemu dengan Napoli. Tim Italia ini disingkirkan dengan agregat 6-2.

Pertemuan pertama di Santiago Bernabeu, Napoli sempat unggul terlebih dahulu lewat Lorenzo Insigne, sebelum Karim Benzema, Toni Kroos, dan Casemiro menutup pertandingan 3-1 untuk keunggulan Madrid.

Pada pertemuan kedua, dominasi kembali diraih Madrid dengan skor 3-1 pula.

Babak per delapan final, anak asuh Zidane bertemu dengan raksasa Jerman, Bayern Munchen.

Bermain awal di Allianz Arena, mereka tertinggal terlebih dahulu di babak pertama sebelum Ronaldo mencetak 2 gol dan memenangkan pertandingan tersebut 2-1.

Hattrick Ronaldo

Di Madrid, Bayern berhasil membalas dengan skor 2-1 pula, sehingga pertandingan harus memasuki babak tambahan. Di babak tambahan ini, Madrid pantas berterima kasih kepada Ronaldo. Hattricknya dan 1 gol tambahan dari Asensio meloloskan Real dengan agregat 6-3.

Di semifinal, Real bertemu dengan rival sekota, Atletico Madrid. Ini adalah pertemuan beruntun kedua tim di Liga Champion, dimana 3 musim sebelumnya, mereka sempat bertemu 2 kali di final.

Sayangnya, pelatih Diego Simone belum mampu membalas kekalahan tersebut. Mereka kembali disingkirkan Real 4 musim beruntun.

Pada pertemuan awal, hattrick Ronaldo menghancurkan Atletico. Hattrick beruntun pemain Portugal tersebut di Liga Champion sekaligus mencetak gol ke 103 nya di Champion. Rekor terbanyak gol saat ini dipegang oleh Ronaldo.

Di pertemuan kedua, Atletico hampir saja membalik keadaan setelah unggul 2-0 terlebih dahulu sebelum permainan menginjak 20 menit. Namun, Karim Benzema bermain luar biasa. Ia melewati 3 pemain Atletico sebelum melepas umpan kepada Toni Kroos yang langsung menembak. Tembakan tersebut masih mampu di blok Oblak, tetapi bola jatuh ke kaki Isco di muka gawang dan dengan mudah ia menjebloskan bola.

Keunggulan 2-1 ini berhasil dipertahankan Real, walau Atletico bermain luar biasa dengan berbagai peluang yang seharusnya menjadi gol.

Real Lolos

Real pun lolos ke final dengan agregat 4-2.

Lawan berat kini menanti. Juventus yang hanya kebobolan 1 gol di babak gugur, akan menjadi tantangan bagi Real untuk merebut trofi juara Champion musim ini.

 

Ikuti Juga : Insiden Pizzagate- Lemparan Pizza ke Muka Sir Alex

Pep Guardiola Mengaku Butuh Penyerang Yang Dapat Diandalkan

Pep Guardiola Mengaku Butuh Penyerang Yang Dapat Diandalkan

Kemenangan besar yang diperoleh Manchester City atas Crystal Palace dengan skor 5 – 0 dapat menjadi titik balik dan kebangkitan tim asuhan Pep Guardiola tersebut. Setelah mengalami kesulitan mencetak gol pada beberapa laga terakhir; menang 5 gol tanpa balas menunjukkan potensi yang sebenarnya dimiliki oleh tim Manchester City. Sang manajer mengakui bahwa kesulitan mencetak gol merupakan masalah utama yang ia hadapi semenjak menangani Manchester City di awal musim ini. Kegagalan menang menjadi alasan Manchester City kehilangan poin – poin berharga yang berdampak pada hilangnya peluang memenangkan gelar di musim ini. Mendatangkan pemain dengan kemampuan mencetak gol yang dapat diandalkan disebut – sebut menjadi rencana Pep Guardiola di bursa transfer pemain musim panas nanti.

 

Manchester City untuk pertama kalinya mencetak 5 gol di Liga Primer Inggris musim ini. Terdapat 5 pemain yang mencatatkan namanya di papan skor pada laga melawan Crystal Palace tersebut. Hanya saja sang manajer mengaku belum memiliki sosok pemain yang dapat diandalkan untuk selalu mencetak gol. Guardiola mengaku dirinya memiliki skuad berkualitas; hanya saja pemain yang bertugas mencetak gol ternyata belum dapat diandalkan dari pertandingan ke pertandingan berikutnya. Pemain yang mencetak gol harus mencetak gol; demikian ungkap Pep Guardiola ketika mengaku timnya tidak memiliki pemain dengan kemampuan tersebut.

 

Kemenangan 5 – 0 atas Crystal Palace tersebut membuka peluang bagi Manchester City untuk lolos ke Liga Champions Eropa musim depan; terlebih lagi ketika Liverpool hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Southampton dan Manchester United dikaahkan Arsenal di Stadion Emirates. Persaingan di Liga Primer Inggris diakui Pep Guardiola jauh lebih ketat dari Bundesliga dan juga La Liga. Jika Bayern Munich selalu mendominasi Bundesliga dan La Liga selalu menjadi persaingan Barcelona serta Real Madrid; Liga Primer Inggris memiliki 5 hingga 6 tim yang selalu bersaing ketat di setiap musim. Guardiola menyebut Chelsea dan Liverpool memiliki keuntungan di musim ini karena tidak terlibat di kompetisi Eropa dan situasi akan menjadi berbeda jika keduanya juga berlaga di kompetisi Eropa musim depan.

Pizzagate adalah insiden saat official Arsenal melempar pizza ke arah Sir Alex

Insiden Pizzagate- Lemparan Pizza ke Muka Sir Alex

Pertandingan-pertandingan di laga lapangan hijau memang sangat ramai. Karena antusiasme para penggemar sepak bola sendiri yang sangat besar. Kualitas dan karisma para pemain sepak bola menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar sepak bola. Bahkan tidak jarang juga, para penonton dibuat gemes sehingga melakukan pemberontakan atau tindakan yang tidak terduga, seperti pada Insiden Pizzagate official Arsenal.

 

Baca Juga : Laga Barca Legends vs Madrid Legends 28 April 2017

 

Olahraga sepak bola banyak sekali penggemarnya. Dari waktu ke waktu selalu bertambah dan akan terus bertambah. Kita bisa melihatnya dari keriuhan ketika liga pertandingan sepak bola sedang berlangsung agen sbobet terpercaya. Di setiap musimnya, selalu ramai dan dimeriahkan oleh banyak orang. Mereka sangat antusias dengan alur permainannya yang seru dan kelihaian para pemainnya.

 

Saking banyaknya penggemar sepak bola, mereka memiliki perkumpulan tersendiri. Setiap perkumpulan penggemar sebuah klub sepak bola terdiri dari ratusan bahkan ribuan orang. Saking banyaknya, stadion selalu dipenuhi oleh lautan manusia.

 

Antuasiasme dari para penggemar sangatlah besar, sehingga menyebabkan mereka selalu terbakar amarah ketika klub yang didukungnya mengalami kekalahan. Bahkan sangat sering terjadi hal-hal yang tdiak diinginkan, seperti perkelahian antar penggemar klub, atau tindakan anarkis yang lainnya. Seperti Insiden Pizzagate official Arsenal ini salah satunya.

 

Insiden Pizzagate official Arsenal

Insiden Pizzagate adalah salah satu bentuk protes penggemar Arsenal yang tidak terima tim yang didukungnya kalah dari Manchester United. Mereka melakukan tindakan pelemparan Pizza ke penggemar Manchester United. Dan puncaknya potongan pizza pun mendarat ke muka Sir Alex.

 

Pertandingan antara Arsenal dan Manchester United ini dilakukan pada tanggal 24 Oktober 2014 lalu di Old Trafford, dengan skor 2-0 dimenangkan oleh Manchester United. Laga pertandingan itu termasuk dalam laga Premier League musim 2014.

 

Karena para penggemar Arsenal tidak terima jika Arsenal kalah dari Manchester United. Penggemar Manchester United pun juga ikut membalas lemparan makanan dari penggemar Arsenal. Makanan-makanan lain selain pizza yang dilemparkan adalah roti isi, sup, serta makanan-makanan lainnya.

 

Lalu Insiden Pizzagate official Arsenal ini pun kemudian tercipta ketika lemparan pizza dari para penggemar klub mengenai wajah Sir Alex. Nama lain dari Insiden Pizzagate official Arsenal ini adalah “Battle of the Buffet”.

 

Insiden Pizzagate official Arsenal ini menjadi sebuah penutup dari 49 laga yang dihabiskan oleh tim Manchester United. Arsenal menjadi tim terakhir yang dikalahkan.

 

Kejadian atau Insiden Pizzagate official Arsenal ini memang seperti sudah direncanakan. Karena merupakan pertandingan final, jadi keadaan penggemar kedua klub sudah saling mengejek satu sama lain, sehingga suasana panas dan tegang sudah tercipta sebelum pertandingan dimulai. Bukan hanya itu, ketika pertandingan berlangsung pun berlangsung dengan sengit karena penuh dengan adu fisik dan saling menjatuhkan satu sama lain.

Insiden Pizzagate official Arsenal ini menjadi peristiwa yang bersejarah dan tidak akan terlupakan

barca legends vs real madrid legends

Laga Barca Legends vs Madrid Legends 28 April 2017

Barca Legends akan melakukan perjalanan ke Lebanon pada tanggal 28 April untuk menghadapi tim Real Madrid Legends di Camille Chamoun Sports City di Beirut.

 

Tebak siapa saja yang akan berlaga disana.

Yang pasti nama Ronaldinho tidak akan ketinggalan. Pemain yang sekarang menjadi duta klub, sekali lagi akan mengenakan kaos Barca untuk pertandingan amal di Lebanon, bergabung dengan skuad tim yang dipilih oleh Jose Mari Bakero.

 

Daftar lengkap pemain Barcelona yang terpilih untuk pertandingan tersebut adalah sebagai berikut: Angoy, Guzmán, Zambrotta, Juan Carlos, Popescu, Belletti, Abidal, Nadal, Edmílson, Goikoetxea, Mendieta, Davids, Giuly, Julio Salinas, Luis García, Simao Sabrosa dan Ronaldinho.

 

Di kubu Madrid, José Antonio Camacho telah memilih César, Pavón, Julio Llorente, Amavisca, Savio, De la Red, Morientes, Roberto Carlos, Fernando Sanz dan Karembeu.

 

Jordi Cardoner, wakil presiden pertama yang bertanggung jawab atas Kawasan Sosial, akan memimpin delegasi blaugrana yang dijadwalkan mengunjungi sebuah kamp pengungsi di wilayah Bekaa, sementara sekelompok pemain akan mengunjungi sekolah negeri di Beirut dimana mereka akan melakukan check up Program FutbolNet, dimana Yayasan Klub berbagi ke seluruh dunia.

 

Baca Juga : Roy Keane, Dahulunya Seorang Atlet Tinju

 

Barca Legends di Nou Camp.

Apa itu Barca Legends?

Barca Legends dibentuk dari hasil dari sebuah program FC Barcelona untuk menghormati banyak pemain sepak bola yang telah mengenakan kaus Barcelona selama bertahun-tahun. Proyek ini berharap dapat membantu mengglobalisasi nama dan nilai Barca melalui mantan pemain, dan juga untuk terus mengeksploitasi karir mereka setelah pensiun dari tugas profesional.

Inisiatif untuk aktivitas amal ini akan diadakan pada berbagai pertandingan dan penyelenggaraan acara di berbagai tempat di seluruh dunia.

Pada bulan Maret lalu, diumumkan bahwa para legenda ini akan menghadapi tim pemain Manchester United Legends yang terkenal pada tanggal 30 Juni di Nou Camp, dan akan ada pertandingan kembali di Old Trafford pada 2 September.

Tentu akan menarik menanti pemain yang terkenal di Barcelona dan Real Madrid silam ini saling mengadu kemampuan.