Gianluigi Buffon, Kiper Hebat yang Dahulunya Seorang Penyerang

Gianluigi Buffon, Kiper Hebat yang Dahulunya Seorang Gelandang Penyerang

Tua-tua keladi makin tua makin menjadi, itulah peribahasa yang cocok untuk menggambarkan kehebatan kiper Juventus yang satu ini. Dialah Kiper hebat yang bernama Gianluigi Buffon. Hampir semua fans sepak bola di dunia ini mengenal namanya. Buffon merupakan salah satu penjaga gawang terbaik yang pernah ada di dunia sepak bola.

 

 

Gianluigi Buffon lahir pada tanggal 28 Januari 1978 silam. Buffon dikenal sebagai pemain yang loyal terhadap klubnya. Hal itu terbukti ketika Juventus terlibat kasus Calciopolli di tahun 2006 dan memaksa klub tersebut terjun ke kasta kelas dua yaitu Serie B. Meskipun banyak tawaran dari klub-klub elit Eropa berdatangan, namun dia lebih memilih bertahan bersama Si  Nyonya Tua Juventus.

 

 

Jika memperhatikan rekam jejak karir sepak bola profesionalnya, dia hanya pernah berkostum dua klub saja hingga detik ini. Klub pertama adalah AC Parma dan yang sekarang adalah Juventus. Menilik lebih jauh dari perjalanan karir Gianluigi Buffon ada sebuah hal yang menarik untuk dibahas. Hal itu terkait pada posisi awal pemain yang akrab disapa ‘Gigi’ ini.

 

 

Gianluigi Buffon muda memulai karir sepak bola di klub AC Parma pada tahun 1991. Di awal karirnya di tim junior AC Parma, Buffon sering berlatih dan bermain sebagai gelandang tengah dan penyerang. Posisi penyeranglah yang paling banyak dipilih Buffon ketika bermain di tim junior Parma. Hingga ada sebuah kejadian yang terjadi secara tidak sengaja di kubu Parma.

 

 

Kala itu dua penjaga gawang andalan AC Parma sama-sama dibekap cidera hingga akhirnya pelatih mengintruksikan Buffon untuk menjadi seorang kiper. Lama-kelamaan kebiasaan menjadi kiper itu akhirnya diminati oleh Buffon. Dari posisi kiper inilah potensinya semakin meningkat dan terus mengambil hati tim pelatih hingga kahirnya di tahun `1995, kesempatan itu datang.

 

 

Tepat di tanggal 19 November 1995, Gianluigi Buffon yang kala itu masih berusia 17 tahun menjajal debut pertama kalinya di kasta tertinggi sepak bola Italia. Buffon menempati posisi sebagai kiper utama Parma lantaran kedua kiper lainnya sedang cidera. Laga debut ini tidak mudah, karena AC Parma kala itu harus bertemu dengan klub papan atas Italia yaitu AC Milan.

 

 

Tidak mau membuang kesempatan itu, akhirnya Gianluigi Buffon menjadi kejutan besar dalam dunia sepak bola. Di usianya yang masih sangat belia, Buffon tampil dengan impresif dan berhasil menjaga kesuciannya dari gempuran pemain-pemain top AC Milan. Akhirnya laga berkesudahan dengan kedudukan imbang tanpa gol. Dari awal yang baik itulah, Buffon menjadi bagian penting dari kesuksesan AC Parma.

 

 

Hingga akhirnya manajemen Juventus terpikat dengan kemampuan kiper yang satu ini. Di musim 2001 secara resmi Juventus memboyong Gianluigi Buffon dari Parma dengan mahar yang sangat fantastis untuk level seorang kiper. Di Juventus inilah Buffon menjelma menjadi kiper hebat yang melegenda bagi tanah Italia.